Sabtu, 05 Mei 2012

Lupa kenalan -,-


Assalamu’alaikum...
Kita ta’arufan yuk! Perkenalkan nama saya Tia Dita Putri Latifa Yuwono. Panjang ya? Singkat jelas Panggil aja Tia. Perempuan yang biasa biasa aja. Tia hobbi banget nulis. Salah satu alasan kenapa buat blog ya itu. Untuk menyalurkan tulisan tulisan Tia. Tia orangnya gampang bergaul, Tia pengen banget punya banyak temen. Nah, bagi yang berminat ni mau jadi temen Tia,mau kenal tia lebih jauh difollow ya twitter Tia @tdply , atau add facebook tia, Tia Dita Putri LY. Udah dulu ya ta’arufannya. Ojo lali karo aku yo! Salam manis, Tia. ◦^^◦​

Wassalamu’alaikum.

Inikah rasanya? ƪ(♥ε♥)ʃ


Pagi ku diawali dengan senyum. Senyumku tambah lebar ketika aku melihatnya. Iya dia. Tampaknya sesosok yang sederhana. Aku tau namanya, tapi tak kenal dekat dengannya. Sudah lama aku mengaguminya. Mungkin sejak kejadian didalam bus kota waktu itu. Seiring jalannya hari hati ku makin ingin tuk mendekatinya. Tapi apa daya, aku kalah saing dengan yang lain. Dan dalam hati akupun berkata “Ah! Lupakan dia!”
Siang menjelang sore. Matahari terik sekali. Sampai aku merasa tak ada awan yang melindungi sinarnya. Jujur aku masih penasaran dan ingin sekali mengenal sesosok sederhana itu. Dan akhirnya aku memutuskan untuk bertanya pada temannya. Tersontak aku diam. Ternyata sesosok sederhana yang aku bayangkan berbeda dengan kenyataannya. Dia adalah sesosok yang gatal. Dan siapa sangka dia juga seorang Playboy. Sungguh aku terkejut,perasaaan aku kacau pada saat itu. Aku ingat aku pernah bilang dalam hati “Ah! Lupakan dia!” benar saja. Perasaan itu mengalir sedikit-sedikit mulai terhapus. Dipertengahan masa penghapusan aku bertemu sesosok laki-laki ya bisa dibilang ganteng. Berawal dari chatting facebook, eeh ternyata dia kakak kelasku yang kenal dengan temanku. Wah! Aku enggak nyangka aja.
Tanpa tersadar,aku dan dia kenal dekat. Kalau boleh aku menilai dia orangnya perhatian, baik, agak bawel dan kepo! Tapi satu hal yang mesti aku ingat dikepala aku dia udah dicap sebagai salah satu Playboy disekolah! Aku enggak boleh tergoda dengan rayuan dia. Dia pernah ngirim sms tentang anggap anggapan. Aku kan orangnya ya lumayan Jujur. Hehe jadi aku Cuma bilang aku anggap dia Temen. Enggak lebih mungkin kurang. Aku tanya balik. Eh dianya buat aku gr dia anggap aku adik tersayang sama sahabat. Wah ternyata tak tik dia bagus. Tapi sempat terfikir oleh ku kenapa dia anggap aku sahabat dia? Kenal aja baru 3 hari. Dan dan dan, aku juga mulai yakin kalau dia Playboy!
Dilidah bisa aja boong. Tapi dihati? Jujur aku suka sama dia. Tapi enggak mungkin aku bisa miliki dia. Karena dia ada yang punya. Aku bingung dengan perasaanku. Disatu sisi aku suka sama dia, tapi disatu sisi lain aku tau dia seorang Playboy. Banyak yang ngelarang aku suka sama dia. Pastinnya orang yang ngelarang aku tu sayang dengan aku. Mereka enggak mau aku disakiti. Tapi namanya juga perasaan. Perasaan ini semakin menjadi ketika dia kasih perhatian lebih sama aku. Inikah rasanya? Aku jatuh Cinta! Sungguh?! Tapi aku sadar,aku masih terlalu kecil untuk merasakan nikmatnya Dicintai dan mencintai. (˘ʃƪ˘)